Yang di Kagumi Zainuddin Hasan & Ikang Fawzi

Yang di Kagumi Zainuddin Hasan & Ikang Fawzi
Presiden SBY dan Istri, Tokoh Panutan Zainuddin Hasan & Ikang Fawzi

Tiga Serangkai DPP PAN

Tiga Serangkai DPP PAN
Ikang Fawzi (Calon Wakil Bupati Lamsel), Mantan Ketum PAN Soetrisno Bachir, Menhut RI Zainudin Hasan

Kantor PAN di Kalianda, Lampung Selatan

Kantor PAN di Kalianda, Lampung Selatan
Ikang Fawzi dan Zainudin Hasan di Kalianda, Lampung Selatan

Zainudin Hasan, Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Kampanye Lampung Selatan, 2010

Zainudin Hasan, Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Kampanye Lampung Selatan, 2010
Zainudin Hasan, Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Kampanye Lampung Selatan, 2010

Belajar Ilmu Properti Langsung pada Sumbernya Menpera Dr. H. Akbar, Tanjung, Ikang Fawzi

Belajar Ilmu Properti Langsung pada Sumbernya Menpera Dr. H. Akbar, Tanjung, Ikang Fawzi
Belajar Ilmu Properti Langsung pada Sumbernya Menpera Dr. H. Akbar, Tanjung, Ikang Fawzi

Pasangan Zainuddin Hasan di Lampung Selatan adalah Ikang Fawzi Penyanyi rock Terkenal & Propertyman

Pasangan Zainuddin Hasan di Lampung Selatan adalah Ikang Fawzi Penyanyi rock Terkenal & Propertyman
Propertyman and Indonesian Famous Rock Singer Ikang Fawzi is the Vice South Lampung Major Tobe

Jumat, 14 Mei 2010

RIWAYAT HIDUP dari Ahmad Zulfikar Fawzi (ikang Fawzi), Suami Marissa Haque


RIWAYAT HIDUP
Ahmad Zulfikar Fawzi (ikang Fawzi), lahir di Jakarta, pada tanggal 23 Oktober 1959. Mulai bersekolah pada pendidikan TK di Brussel, Belgia dan SD secara berpindah karena mnegikuti pekerjaan orang tuanya di Deplu (Departemen Luar Negeri) RI sebagai seorang diplomat karir, antara lain: (1) SD Perguruan Cikini; (2) SD Yasporbi; dan (3) Lulus SD dari SRIT (Sekolah Republik Indonesia di Tokyo, Jepang). Menyelesaikan di SMP Sumbangsih, Jakarta Selatan. Mengikuti pendidikan sarjana (S1) pada FISIP-UI (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Indonesia) Jakarta pada jurusan Administrasi Niaga lulus pada tahun 1987. Mengikuti pendidikan program Magister Manajemen (S2) di Universitas Gajah Mada pada Fakultas Ekonomika Bisnis jurusan Strategic Management dengan spesialisasi bidang Property-tainment, lulus pada tahun 2010. Ditahun yang sama dimana juga menjadi kandidat Wakil Bupati Lampung Selatan dari PAN (Partai Amanat Nasional), yang menjadi salah satu sekolah sekaligus laboratorium Ilmu Politik praktis dalam hidupnya.

Berbagai prestasi dan profesi telah dicapai sejak tahun 1982. Mulai sebagai pemenang LCLR (Lomba CIpta Lagu Remaja) Radio Prambors di Jakarta, sebagai penyanyi rock terbaik Indonesia, aktor film, pemain drama TV, model iklan, spoke person berbagai produk iklan, produser film, produser rekaman, dan berbagai posisi profesional dalam bidang pengembang perumahan. Bersama tim di DPPP REI maupun bersama sang kakak yang seorang arsitek, Ahmad Zulfikar Fawzi (Ikang Fawzi) sejak tahun 1988 sampai sekarang tercatat kontribusinya pada: (1) PT. Bestari Sarana Griya; (1) PT. JSA Property Mandiri; (1) PT. Jaringan Selera Asia; (1) PT. Cahayakelana Matahari; (1) PT. Cempaka Dharmasatrya; (1) PT. Heksamitra Nusaprima; (1) PT. Altana Developer (Agala Cipta Laksana). Ahmad Zulfikar Fawzi (Ikang Fawzi) pun masih sempat sangat aktif berorganisasi di: (1) KADIN Indonesia; (2) DPD REI DKI; (3) AREBI; (4) FIABSI (International Real Estate Federation)

Menikah dengan Marissa Grace Haque, yang bersama kuliah pada UGM (Universitas Gajahmada) juga pada fakultas yang sama di FEB (Fakultas Ekonomi-Bisnis) dengan jurusan Marketing Strategic. Dan sang istri belakangan juga masih berstatus sebagai mahasiswa Program Doktor di IPB (Institut Pertanian Bogor) pada (PSL) Pusat Studi Lingkungan dengan fokus wilayah riset kepada pemberantasan pembalakan liar/illegal loging di Provinsi Riau sejak akhir 2006 sampai dengan akhir 2008.

Ahmad Zulfikar Fawzi (ikang Fawzi) memiliki dua anak putri, yang pertama bernama Isabella Fawzi (Bella) lulus dari Fakultas Ilmu Budaya jurusan Sastra Inggris UI (Universitas Indonesia) dan kini meneruskan pada FISIP-UI jurusan Komunikasi, serta putri kedua bernama Marsha Chikita Fawzi (Kiki) masih kuliah di MMU (Malaysian Multimedia University), Malaysia jurusan Computer Graphics dengan spesialisai Film Animation dan merupakan salah seorang animator serial TV produksi kerjasama Malaysia-Perancis Lez Copaque berjudul Upin dan Ipin.

Sumber: Thesis MBA Ikang Fawzi dari FEB, UGM, Yogyakarta, 2010.

7 komentar:

  1. Bagus banget Kak Icha. aku sudah lihat isisnya di: http://marissa-haque-reuni.blogspot.com/

    Mauliateeeee..horas!

    BalasHapus
  2. Books, to the reading child, are so much more than books - they are dreams and knowledge; they are a future, and a past." (Esther Meynell dalam Marissa Haque & Ikang Fawzi)

    Oleh: Dr. Zainudin Hasan, SH, MM, MH

    BalasHapus
  3. Semoga sukses dan Allah Azza wa Jalla selalu bersama Kak Zainudin Hasan, Kak Ikang Fawzi dan Kak Marissa Haque Fawzi...

    Bismillaaaah...

    BalasHapus
  4. Kompasiana.com > Memory Ragile dengan Marissa Haque.

    Tags: sebuah pengalaman, Ragile, Edi Taslim, Kopdar Kompasiana, negeri ngotjoleria, makjleb, Marissa Haque, Buku Cat Rambut Orang Yahudi, Chappy Hakim
    Perlukan Marissa Haque aktif kembali di Kompasiana? Mei 2009 begitu aku gabung dengan Kompasiana terpampang nama Marissa Haque sebagai salah satu blogger Teraktif. Siapa sih yang nggak kenal bintang film top dan cantik ini? Penasaran aku baca beberapa postingannya. Entah gimana aku terdorong iseng beri komen yang meledek ‘tuk memancing kemarahannya. Coba mau tau reaksi wakil rakyat dari parpol islam (PPP). Islami nggak sih? Oppss… pancinganku kena!!!

    Marissa terpancing, beri komen balasan yang mempertanyakan siapa aku dan kenapa aku beri komen tanpa ijin dulu kepadanya? “Lho mau komen koq ijin dulu?”, bisik hatiku, “ah tanggung, bikin dia marah sekalian aaakh….!!!”. Maka terjadilah debat kecil-kecilan di lapak Marissa. Bukan tentang isi komen saya atau isi postingan dia, tapi kenapa aku komen tanpa ijin dia duluan. Wouw……!!! Nah, sampai di sini menurut Anda bagaimana kawan-kawan? Tercengang bukan….?!

    Kebetulan waktu itu (antara mei-agustus 2009) hampir 80% postinganku masuk rubrik politik-hukum-keamanan mengingat sedang ramai-ramainya kampanye Pilpres 2009. Dengan memposisikan diri pada barisan oposan, pasangan Ikang-Marissa adalah salah satu sasaran empuk buat kritikanku. Sampai di sini kita bisa beda pendapat. Apakah pantas suami-istri menjadi wakil rakyat untuk dua parpol berbeda? Well, kita punya pendapat bermacam-macam bukan?

    Perjumpaan tak terduga. Singkat cerita terjadilah acara Gathering dan Peluncuran Buku “Cat Rambut Orang Yahudi” karya Chappy Hakim di Hotel Sultan Jakarta Selatan (ex Hotel Hilton). Tanggal 2 bulan Agustus tahun 2009. Tak disangka ada Marissa di tengah kerumunan di depan panggung. Di tengah acara tersebut aku sempat liat-liat buku yang dijajakan di counter pintu masuk. Kebetulan Marissa juga mau beli buku. Aku segera menyapa dan memperkenalkan diri.

    “Halllo Mba Marissa, apa kabar? Kenalkan saya Ragile.” “Maaf siapa? Ragile?… Oh ternyata bener-bener ada tokh yang namanya Ragile?” “Iya betul saya Ragile he he he….”. Hemm dikiranya akun fiktif. “Oh…oh… ha ha ha…. Ini tokh orangnya.”
    Kira-kira begitulah kami berkenalan, langsung cair, bicara ngalor-ngidul sambil ketawa-ketiwi. Sebagai fans Marissa Haque ( dalam kapasitasnya sebagai bintang film) sejak ABG aku terus terang mengagumi kecantikannya, keramahannya, keanggunannya. Juga keberanian dan kecerdasannya.

    Dia orang yang enak diajak bicara, penampilannya sangat mengesankan. Sangat jauh dari kesannya yang arrogan di dunia maya. Pokoke dia keren dan selebriti abis, sumpah!!!

    Bung Edi Taslim tak buang kesempatan mengabadikan kami-kami semua. Terus aku nggak berani nolak waktu Marissa minta foto berdua saja. Hemmm…. iya deh, di udara perang dingin, di darat damai dan akrab he he…

    BalasHapus
  5. Airin Rachmi Diany Membenci Mahfud MD dan Presiden SBY: Hendra Kusuma (PDIP)

    semoga airin rachmi diany gagal maning jadi walikota tangsel karena jahat dan curang serta korup luar biasa jawaban dari linda jalil dari kompasiana.com rumah pesakitan golkar 2010. mendingan milih andre taulani yang polos dan jujur dari stinky dan bang arsyid dah!

    airin rachmi diany ketahuan curang saat pilkada tangsel 2010, sidang MK

    BalasHapus
  6. Bunda Marissa Haque itu dosen Ilmu Daur Ulang Sampah Perkotaan. Menarik caranya mengajar. How to nya juga mudah untuk dibayangkan konsepnya. Penelitian saya kemarin itu menggunakan survey dan literatur, dan Bunda Marissa Haque itu sabar sekali. Beruntung Pak Ikang Fawzi ya mendapatkan istri seperti dia. Senang menjadikan keduanya contoh hidup berumah tangga saya kelak. Dan bagaimana bijaksananya Pak Ikang Fawzi meninggalkan mantan pacar dia yang dzolim dan melecehkan SARA! Saya sangat mendukung Pak Ikang Fawzi sampai tua dan perkawinan emas dengan Bunda Marissa Haque ya?

    BalasHapus
  7. Menurut Imam Al-Ghazali, kepatuhan kepada Allah akan mengilapkan hati seseorang, sedangkan maksiat kepada-Nya, akan menghitamkannya. Nah, bagaimana dgn orang yg berbuat dosa lalu segera berbuat baik Al Ghazali menjelaskan lebih lanjut bahwa, hati seseorang tersebut tidak otomatis hitam. Cuma cahayanya jadi berkurang. Sama spt sebuah cermin yg tertutup hembusan nafas lalu disapu, kemudian dihembusi lagi, disapu lagi. Meski bersih, masih menyisakan keruh.

    Sumber: http://marissahaque-bmt.blogdetik.com ;
    http://ikangfawzi-musik.medan.blogspot.com

    BalasHapus